Kumpulan Cerita Kisah Wali Songo Sunan Dalam Penyebaran Agama Islam Di Indonesia

Asal Usul Sunan Gunung jati
Wali Songo Sunan Dalam Penyebaran Agama Islam Di Indonesia
 Sebelum era Sunan Gunung Jati berdakwah di Jawa Barat. Ada seorang ulama besar dari Bagdad telah datang di daerah Cirebon bersama duapuluh dua orang muridnya. Ulama besar itu bernama Syekh Kahfi. Ulama inilah yang lebih dahulu menyiarkan agama Islam...

Beliau adalah putra Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh. Nama aslinya Raden Umar Said. Seperti ayahnya, dalam berdakwah beliau menggunakan cara halus, ibarat mengambil ikan tidak sampai mengeruhkan airnya. Itulah cara yang ditempuh untuk menyiarkan agama...
read more...

Bahwa Sunan Muria itu adalah Wali yang sakti, kuat fisiknya dapat dibuktikan dengan letak padepokannya yang terletak di atas gunung. Menurut pengalaman penulis jarak antara kaki undag-undagan atau tangga dari bawah bukit sampai ke makam Sunan Muria (tidak...
read more...


Sunan Kudus di dalam Babad Tanah Jawa disebut sebagai Senopati atau Panglima Perang Kerajaan Demak Bintoro. Juga Senopati Waliullah artinya beliau itu menjadi Senopatinya para Wali. Sebagai Senopati Kerajaan Demak beliau pernah memimpin peperangan melawan Majapahit yang pada waktu itu dipimpin oleh Adipati Terung.Sedangkan sebagai Senopati para Wali...
read more...


Bahwa Sunan Kudus itu seorang Wali berilmu tinggi dan sakti sudah dimaklumi masyarakat, tapi ada seorang yang merasa lebih sakti daripada Sunan Kudus. Orang itu bernama Ki Ageng Kedu. Seorang sakti hanya memiliki ilmu peringan tubuh sedemikian rupa sehingga hanya dengan melemparkan tampah ke udara kemudian dia meloncat hinggap di atas tampah itu diapun...
read more...

Di Kudus pada waktu penduduknya masih banyak yang beragama Hindu dan Budha. Untuk mengajak mereka masuk Islam tentu bukannya pekerjaan mudah. Juga mereka yang masih memeluk kepercayaan lama dan memegang teguh adat-istiadat lama, jumlahnya tidak sedikit. Didalam masyarakat seperti itulah Jakfar Sodiq harus berjuang menegakkan agama. Pada suatu...
read more...
 
Di samping belajar agama kepada ayahnya sendiri, Raden Jakfar Sodiq juga belajar kepada beberapa ulama terkenal. Diantaranya kepada Kiai Telingsing. Nama asli Kiai Telingsing ini adalah The Ling Sing, beliau adalah seorang ulama dari negeri Cina yang datang ke Pulau Jawa bersama Laksamana Jenderal Cheng Hoo. Sebagaimana disebutkan dalam sejarah Jenderal...
LIKE & SHARE

Subscribe to receive free email updates:

10 Responses to "Kumpulan Cerita Kisah Wali Songo Sunan Dalam Penyebaran Agama Islam Di Indonesia"

  1. AGUS SUPRIADIJanuary 22, 2012

    Berdakwa adalah Tugas Seorang manusia,
    Why.....????????
    Because..
    Manusia terlahir di dunia ini sebagai khalifah pensyiar agama islam agar umat manusia tidak tersesat, dan sdr bhwa hrs brpgang tguh kpda Al-Quran dan Hadist

    ReplyDelete
  2. iqbal zakariaMarch 14, 2012

    yang jelas sepertinya para kesembilan wali(wali songo) paling berarti bagi seluruh umat islam di indonesia karena mereka menyaebarkan agama islam ke seluruh indonesia,semoga saya bisa menjadi org yang lebih taat terhadap agama,amin

    ReplyDelete
  3. seseorang umat islam harus menghargai jasa para tokoh penyebaran islam

    ReplyDelete
  4. benar dg berkat adanya walisongo dtglah islam ke tnah air kta.

    ReplyDelete
  5. kwalian seorang umat islam dalam ajarannya

    ReplyDelete
  6. maaf aku sangat membutuhkan sekali silsilah kyai RINGKING penyebar islam di tanah jawa,kalo ada yang tahu tolong beritahu kepada alamat " Ichastakkasihtawa66@gmail.com Thank's

    ReplyDelete
  7. shafa kanaya putri ramdhaniDecember 14, 2013

    like semua all

    ReplyDelete
  8. Suatu perjuangan yg tidak mudah dalam meraih kemerdekaan dalam islam yang sebenarnya, terima kasih pahlawan ku ;)

    ReplyDelete
  9. Apa Berhala Menurut Islam Itu? Tidak boleh menyembah patung, batu, pohon, dan apapun yang ada di dunia ini. Sebab AL’QURAN pun menuliskan demikian. Tetapi di dalam teori Islam dan prakteknya sungguh sangat bertentangan. Mengapa demikian?? Islam di saat sholat selalu mengarah dan sujud di depan KA’BAH. Pertanyaannya apakah itu KA’BAH?? Didalam KA’BAH adalah BATU yang berwarna HITAM.. Jadi Islam jelas-jelas sujud menyembah menghadap KA’BAH yang berisikan BATU berwarna HITAM.. Tetapi umat Islam jelas dengan tegas akan menjawab “Kami umat Islam tidak menyembah KA’BAH-nya, Tetapi menyembah allah”. Pasti benar bukan jawaban Anda begitu?? Coba Anda tanyakan kepada umat Hindu, Budha, Konghucu, Pasti jawaban mereka pun akan sama seperti umat Islam “Kami umat hindu, budha, konghucu, tidak menyembah patungnya tetapi kami menyembah tuhan. Padahal secara mata jasmani kita melihat bahwa mereka sembahyang menghadap patung dan pasti 100% umat Islam akan berkata “mereka itu agama hindu, budha, konghucu KAFIR alias penyembah berhala”. Apakah umat Islam tidak MENGACA diri?? Sedangkan mereka sendiri (umat Islam) sujud menyembah di depan KA’BAH yang berisi BATU berwarna HITAM?? Lantas apa bedanya umat Islam dan Umat hindu, Budha, Konghucu yang sama-sama menghadap terhadap benda yang ada di dunia ini?? Berarti kesimpulannya agama Islam, Hindu, Budha, Konghucu, sama-sama menyembah BERHALA.. Sebab di dalam AL’QURAN tidak boleh menyembah patung, batu, pohon, dan sebagainya.. Umat Islam kalau tidak mau dibilang penyembah berhala sungguh NAIF.. Sebab kenyataan dan prakteknya seperti itu. ISLAM SUJUD MENGHADAP BATU HITAM DI DALAM KA’BAH!! BERHALA..

    ReplyDelete

Silahkan Kasih Saran.... yang sopan